GIA Sby (Darmo Harapan Sore)
Minggu, 14 April 2013
Oleh: Pdt. Menahem L. Soetedja
MURKA ALLAH ATAS KEFASIKAN DAN KELALIMAN MANUSIA
(Roma 1:18-23)
Banyak orang yang salah memahami tentang kasih Allah termasuk sebagian orang-orang percaya kepada Kristus, mereka berasumsi bahwa jika Allah mengasihi pastilah Ia memberikan dan memenuhi segala permintaannya. Disisi yang lain mereka lupa bahwa karena Allah murka sehingga Ia membiarkan mereka untuk memuaskan segala keinginan daging dan hawa nafsu mereka.
Dalam kitab Roma yang baru kita renungkan saat ini, Rasul Paulus menegaskan bahwa ketika manusia jatuh dalam dosa maka tidak seorangpun manusia yang dapat menyenangkan hati Allah tetapi sebaliknya manusia menjadi seteru Allah, bahkan berada dibawah murka-Nya. Bahkan ia menegaskan bahwa manusia tidak ada satupun yang benar semua telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Kefasikan dan kedegilan hati manusia termanifestasi dengan membuat Allah sesuai dengan imajinasinya sendiri yaitu dengan menyembah berhala. Manusia berdosa menggantikan Allah yang sejati dengan patung yang merupakan hasil imajinasi dan buatan manusia itu sendiri. Manusia menggantikan hal-hal yang kudus, mulia dengan perkara yang sia-sia yang pada hakekatnya membawa mereka pada kebinasaan kekal. Firman Tuhan menegaskan bahwa tidak seorangpun yang dapat luput dari murkaNya. Allah tetap menjalankan keadilan dan kasihNya. Allah yang adil pasti menghukum orang yang berdosa, saat yang sama Allah mengasihi dimana Ia harus mengampuni orang berdosa yang telah memberontak terhadap Dia. Itu sebabnya dengan kasihNya Ia sendiri mengutus anakNya yang Tunggal dalam dunia ini yaitu Yesus Kristus dimana rela menderita, mati diatas kayu salib yaitu untuk menggantikan manusia yang berdosa yang seharusnya menerima penghukuman tersebut. Jadi Allah yang adil dan yang kasih telah diselesaikan dalam Yesus Kristus. Hanya oleh kemurahan-Nyalah dalam Yesus Kristus sehingga orang percaya dilayakkan bahkan dipercayakan untuk melayani Allah yang maha Agung, Mulia, Adil, Kudus.
Jadi manusia yang berdosa membutuhkan Yesus Kristus karena hanya melalui Yesus Kristus satu-satunya jalan pendamaian yang telah ditentukan oleh Allah Bapa. Yesus Kristus satu-satunya jalan untuk menyelesaikan murka Allah kepada manusia berdosa. Melalui pengobanan Yesus Kristus maka orang percaya kepada-Nya dapat dikuduskan, dibenarkan, dihadapan Allah.
Diringkas oleh: Pdm. Anugrah Laia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar