Cover Warta Jemaat 14 September 2014

1655 / WG / IX / 2014
Minggu, 14 September  2014
Tahun XLV

PEKERJAAN SIAPA
Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya. (1 Korintus 12:18)

Seorang Kapten kapal dan kepala bagian mesin sedang bingung mempermasalahkan pekerjaan siapa yang paling vital di kapal mereka. Mereka kemudian memutuskan, cara pemecahan yang terbaik adalah dengan saling tukar pekerjaan maka si kapten pun lalu turun dari geladak untuk menjalankan mesin dan kepala mesin menaiki tangga untuk memegang kemudi.
Beberapa jam kemudian si kapten menampakkan diri lagi di geladak, bajunya kotor penuh minyak pelumas. “Pak kepala” serunya sambil mengayunkan kunci Inggris,”Cepat turun ke sini! Saya tak dapat.....!”. “Saya tahu” teriak kepala bagian mesin yang putus asa,” Saya pun gagal!”.
Dalam bergereja, kita pun akan menimbulkan banyak masalah jika mulai berpikir bahwa tugas yang di berikan Allah kepada kita lebih berarti daripada tugas orang lain. Hal ini bisa menimbulkan iri hati dan perasaan-perasaan negatif lain yang semuanya akan menghambat pekerjaan Tuhan. Supaya hal ini tidak terjadi, kita semua harus menyadari bahwa setiap orang memiliki karunia dan bakat masing-masing yang berbeda dan khas. Keberhasilan gereja Tuhan tergantung pada kerja sama yang baik antar anggotanya, dan setiap anggota juga harus mengerjakan tugas yang dipercayakan Allah kepadanya masing-masing sebaik-baiknya. Bila semuanya mendasarkan pelayanannya untuk kepentingan Kristus yang adalah kepala gereja, maka segala sesuatu akan berlangsung harmonis. Rasul Paulus berkata, “Di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus yang adalah kepala. Dari padanyalah seluruh tubuh yang rapih tersusun dan diikat menjadi satu pelayanan semua bagaiannya, sesuai dengan keadaan pekerjaan tiap-tiap anggota menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih (Efesus 4:15-16)
Tugas apakah yang sudah Allah percayakan pada anda? Tetaplah kerjakan dengan giat! Percayalah bahwa Allah mempunyai maksud khusus bagi anda melalui kehidupan pelayanan dan pekerjaan kita! Halleluya.    
DIBUTUHKAN KERJA SAMA YANG BAIK DI DALAM PELAYANAN

Renungan Harian 15 - 20 September 2014

RENUNGAN SEPANJANG MINGGU

Senin,15 September 2014
MANEKIN TELANJANG (1 Korintus 12:12-31)
Ketika akan berkhotbah, pendeta memajang manekin perempuan telanjang. Jemaat berbisik-bisik. Beberapa wajah menunjukkan sikap protes. Pendeta itu bertanya, “Bagaimana penampilan manekin ini?” Beberapa jemaat menjawab: tidak sopan, terlalu vulgar, tidak menarik, mengerikan, dll. “Kalau menurut Anda itu tidak baik, lakukanlah sesuatu untuk memperbaikinya. Bangkit dan tinggalkan tempat duduk Anda!” tantangnya. Ternyata, di samping manekin itu, pendeta telah menyiapkan perlengkapan untuk mendandaninya. Seorang jemaat maju dan mengenakan baju. Yang lain memasangkan wig. Yang lain lagi memakaikan ikat pinggang, mengoleskan gincu, dan memberi bedak. “Sekarang, bagaimana?” tanya pendeta. Hampir semua jemaat menjawab, manekin itu jadi lebih menarik. 
“Seperti itulah gereja kita!” kata pendeta. “Jika Anda hanya mengkritik kekurangannya, tidak akan terjadi apa-apa. Anda bahkan hanya memperburuk situasi. Yang diperlukan adalah bangkit dan meninggalkan tempat duduk Anda. Lakukan sesuatu. Jika semua jemaat berbuat seperti itu, gereja kita akan menjadi indah.”
Paulus menegur jemaat Korintus yang terancam bahaya perpecahan karena masing-masing anggota mementingkan diri sendiri dan menyombongkan karunia mereka. Paulus menegaskan bahwa Gereja adalah Tubuh Kristus, yang terdiri dari banyak anggota. Masing-masing anggota harus saling memperhatikan, demi kesejahteraan bersama, untuk kemuliaan Tuhan. Bagaimana Anda berperan dalam membangun gereja Tuhan? (HT)
JIKA ANDA MELIHAT KEKURANGAN DALAM GEREJA, BISA JADI ANDA DIPANGGIL UNTUK MEMPERBAIKINYA

Selasa, 16 September 2014
BERPERAN DENGAN TEPAT (1 Korintus 12:12-31)
Apa yang membuat puzzle dapat menjadi sebuah gambar? Ketika potongan-potongan gambar yang ada disusun sesuai dengan posisinya. Jika potongan itu berserakan, yang terlihat adalah gambar yang berantakan dan tak jelas. Menempatkan potongan pada posisi yang tepat membuat gambar menjadi jelas dan indah.
Alkitab berkata bahwa di dalam gereja kita memiliki bagian kita masing-masing, kita memiliki peran yang unik. Kita memiliki talenta yang Tuhan berikan secara khusus. Menjadi masalah jika kita tidak menempatkan diri pada posisi yang tepat. Sekecil apa pun talenta yang kita miliki, jika kita memerankannya secara optimal, kita akan menampilkan gambar Yesus yang jelas bagi dunia.
Dunia perlu melihat Yesus dengan jelas. Caranya bukan dengan memiliki gedung yang besar. Kalau itu tolok ukurnya, banyak perusahaan bisnis yang memiliki gedung menjulang. Juga bukan mukjizat dan tanda karena dukun-dukun pun bisa melakukannya. Lalu apa? Ketika orang percaya bersatu di dalam kasih, memerankan bagiannya tanpa berbantah-bantahan, di situlah dunia melihat bahwa kita adalah murid-murid-Nya.
Kita perlu merenungkan, apakah kita sudah berperan secara optimal sebagai murid-Nya? Apakah kita sudah melayani satu sama lain, atau justru saling mendengki dan iri hati? Tak perlu iri dengan teman pelayanan yang lebih tenar, tak perlu minder karena pelayanan yang kita lakukan sepertinya pelayanan yang kecil dan tak terkenal. Ingat, meskipun kecil, peran kita dapat memancarkan wajah Yesus. (HS)
BERPERAN DENGAN TEPAT AKAN MEMANCARKAN WAJAH YESUS

Rabu, 17 September 2014
SUMBANGSIH WILLIAM COWPER (1 Korintus 12:12-31)
Apa yang dapat dilakukan oleh seorang penderita gangguan kejiwaan? William Cowper menjawabnya dengan menulis puisi dan syair nyanyian rohani, banyak di antaranya yang menyentuh hati dan masih dinyanyikan hingga hari ini. Padahal ia jatuh ke dalam lembah depresi sejak usia 21 tahun, dan sudah berkali-kali ia berusaha untuk bunuh diri. Ia pernah dirawat di rumah sakit jiwa, dan di sanalah ia membaca Alkitab dan bertobat. Di tengah penderitaan ini, ia menulis tidak kurang dari 68 syair lagu rohani sepanjang hidupnya. Selama itu ia mendapatkan dorongan semangat dari John Newton, pendetanya, yang terus mengajaknya bersumbangsih melayani Tuhan.
Tindakan John Newton tersebut adalah contoh nyata prinsip saling menolong selaku tubuh Kristus. Dalam ilustrasi mengenai tubuh, seluruh anggota memiliki fungsi dan tempatnya masing-masing menurut kehendak Allah (ay. 18). Setiap bagian saling membutuhkan (ay. 22). Bahkan, anggota yang tampak paling lemah justru yang paling dibutuhkan (ay. 22). Yang tampaknya tidak elok, perlu diperhatikan secara khusus dan dihormati. Setiap anggota harus saling memperhatikan dan, dengan demikian, perpecahan dapat dihindarkan (ay. 25). 
Memperhatikan, mengajak, memberi tempat, dan menghormati mereka yang tampaknya lemah, yang kurang terampil dan tidak pandai, adalah perwujudan karakter kristiani yang mulia. Itulah tindakan nyata dari kasih. Alangkah indah dan eratnya persekutuan kristiani bila setiap orang percaya melakukan tindakan kasih seperti ini. (HEM)
KRISTUS DIMULIAKAN KETIKA KITA SALING MEMPERHATIKAN DAN MENGHORMATI SESAMA ANGGOTA TUBUH-NYA

Kamis, 18 September 2014
SIAPA YANG TERPENTING? (2 Korintus 12:14-26)
Suatu kali, tangan dan mulut iri hati terhadap perut. Mereka berpikir, perut tidak berbuat apa-apa selain hanya menerima apa yang dikerjakan oleh tangan dan dikunyah oleh mulut. Kedua organ tubuh ini pun memutuskan untuk berhenti makan. Mereka ingin menghukum perut! Setelah dua hari makanan tidak masuk ke dalam perut, tubuh menjadi lemas dan tidak berdaya, tangan pun menjadi berat untuk digerakkan, mulut pun enggan untuk berkata-kata. Tangan dan mulut tobat, mereka mengerti bahwa ternyata perut sangat berguna. Mogok makan pun dihentikan.
Tentu tidak bijaksana jika kita memperbandingkan nilai penting anggota-anggota tubuh kita. Masing-masing anggota memiliki kekhasan, keunikan, dan fungsi yang khusus. Tak ada satu pun anggota tubuh bisa berdiri sendiri, semuanya saling membutuhkan. Dapatkah Anda membayangkan satu tubuh yang hanya terdiri dari mata semuanya? Bagaimana bentuk dan untuk apa tubuh seperti itu? Tubuh yang tidak memiliki mata juga tidak sempurna.
Kita adalah anggota tubuh Kristus, masing-masing memiliki peran dan fungsi yang khusus. Perbedaan fungsi di antara kita ini bukan merupakan alasan untuk menonjolkan diri lebih dari yang lain. Sebaliknya, perbedaan itu menunjukkan bahwa kita tidak dapat mengerjakan segala sesuatu seorang diri. Kita memerlukan anggota lain untuk memperlengkapi dan mendukung kita. Keunggulan mereka menunjang kekurangan kita, dan sebaliknya. Karena itu, sudah sepatutnya kita saling menghormati dan bekerja sama sebagai satu tubuh.(TS)
TUBUH KRISTUS BERTUMBUH DENGAN SEHAT SAAT SETIAP ANGGOTA TIDAK SALING MENONJOLKAN DIRI, TETAPI SALING MENGHORMATI

Jumat, 19 September 2014
KERAGAMAN DALAM SATU TUBUH. (1Korintus 12:12-31)
"Bhineka Tunggal Ika." Semboyan ini menunjukkan bahwa bangsa Indonesia terdiri dari beragam agama, bahasa dan suku bangsa. Namun, keberagaman itu tidak berarti menutup kemungkinan untuk bekerja bersama-sama. Paulus memakai keragaman ini melalui kesatuan tubuh dengan banyak anggota, untuk menggambarkan kesatuan gereja Kristus.
Diakui bahwa tubuh kita terdiri dari bagian-bagian yang unik, khas, berbeda bentuk dan fungsinya (ayat 18). Peranan dan fungsi masing-masing anggota tubuh itu baru bisa dirasakan apabila ditempatkan dalam kesatuan tubuh. Di luar kesatuan itu masing- masing anggota tidak bisa berfungsi dan berperan sebagaimana mereka dibentuk. Kesatuan tubuh itu sedemikian solidnya sampai- sampai ketika gigi kita yang berlubang terasa nyeri maka kepala kita juga ikut pusing dan, pada akhirnya, seluruh anggota tubuh terganggu aktivitasnya (ayat 26)
Kiasan ini sebenarnya merupakan adaptasi Paulus dari kuil Asklepius di Korintus. Dalam kuil tersebut terdapat banyak sekali anggota-anggota tubuh secara terpisah. Paulus ingin menekankan kepada jemaat tentang kesatuan tubuh Kristus. Jemaat Kristen di Korintus adalah gambaran tentang keadaan tubuh Kristus yang sebenarnya. Melalui penjelasan tersebut Paulus mengarahkan bagaimana jemaat Tuhan seharusnya hidup.
Ada orang-orang yang diberikan fungsi khusus dalam rangka kesatuan jemaat. Tetapi tidak dapat dikatakan bahwa karunia yang satu lebih bernilai dibandingkan karunia lainnya, meskipun satu sama lainnya berbeda. Tetapi, Paulus mengingatkan bahwa mereka bisa berfungsi sebagai tubuh Kristus hanya bila mereka menyadari kebergantungan dan kesatuan dengan bagian tubuh lainnya.
MANFAATKANLAH KARUNIA-KARUNIA KHUSUS YANG DIANUGERAHKAN OLEH KRISTUS DALAM KERJASAMA YANG BAIK KARENA DIA YANG KITA LAYANI.

Sabtu, 20 September 2014
KESEDERAJATAN ANGGOTA TUBUH KRISTUS (1 Korintus 12:12-31)
Hampir dapat dipastikan, tak satu pun orang menganggap salah satu bagian tubuhnya boleh dibuang karena dianggap tidak penting. Setiap orang mengasihi tubuhnya sendiri. Seringkali, orang lainlah yang menyebabkan seseorang membenci tubuhnya. Misalnya, seseorang tidak menerima diri karena kulitnya hitam, karena orang banyak mengatakan kulit hitam itu jelek. Atau, banyak perempuan gemuk dan pendek tidak menerima tubuhnya karena orang banyak membuat standar kecantikan perempuan ialah langsing dan tinggi semampai.
Kristus mengasihi seluruh anggota tubuh-Nya, tanpa kecuali. Semua orang dengan suku dan status sosial sama derajatnya di hadapan Tuhan. Manusialah yang membeda-bedakan orang berdasarkan suku dan status sosialnya. Akibatnya, ada orang yang merasa diri hebat dan lebih berkuasa daripada orang lain. Orang lain merasa dirinya tidak berguna dan lebih rendah dibandingkan dengan orang lain. Terjadilah pelecehan, bahkan perkosaan atas sesamanya.
Sebagai anggota tubuh Kristus, kita semua sederajat. Bermacam-macam anggota tubuh mempunyai tempat dan fungsi khusus. Perbedaan tempat, ukuran, dan fungsi tidak memengaruhi tinggi rendahnya derajat mereka. Jari kaki tidak lebih hina karena ia di bawah. Demikian pula, anak kecil, orang miskin, atau orang yang tak mampu secara fisik (disable), tidak lebih rendah daripada orang dewasa, orang kaya, atau orang mampu secara fisik (able). Semua orang percaya memiliki tempat khusus di hati Yesus. Bagaimana mungkin kita dapat menghina orang yang disayang oleh Yesus? Mendiskriminasi mereka artinya, mendiskriminasi tubuh Kristus. Siapa kita sehingga mendiskriminasi tubuh Kristus?
Jangan kita memperlakukan lebih tinggi atau lebih utama seseorang karena jabatan, kedudukan, atau kekayaannya dalam sebuah jemaat. Hargai dan hormatilah setiap orang sebagai bagian penting dalam tubuh Kristus! Janganlah pula kita merasa diri lebih tinggi atau lebih rendah daripada orang lain.
SEMUA JENIS TUGAS DAN FUNGSI DALAM GEREJA ADALAH SAMA, YAITU UNTUK MEMBANGUN TUBUH KRISTUS.`

News 14 - 21 September 2014

Jadwal Gereja Sepanjang Minggu

Minggu, 14 September 2014
"Banyak Anggota Tetapi Satu Tubuh" (1 Korintus 12 : 12 - 31) - PERJAMUAN KUDUS
* Darmo Harapan (Pagi), Gateway, dan Darmo Harapan (Sore) dilayani oleh Pdt. Menahem L. Soetedja.
* Koblen Tengah, Bromo (Pagi), dan Bromo (Sore) dilayani oleh Pdt. Timotius Hogiono. 

KEBAKTIAN REMAJA
* Jl. Raya Darmo Harapan PF-1/Pk. 09.00 - Oleh : Sdr. Joshua K. Riva (STT SATI Malang).
* Jl. Raya Arjuna 75-A (Bromo)/Pk. 15.30 - Oleh : Pdt. Susi Raswati.

KEBAKTIAN UMUM - 21 September 2014
"Hidup Dalam Kasih" (1 Korintus 13 : 1 - 6)
* Darmo Harapan (Pagi)  dilayani oleh Pnt. Ir. Lindra Hariyanto.
Gateway dilayani oleh Pnt. Ir. Andy Sutanto.
* Koblen Tengah, Bromo (Pagi), dan Bromo (Sore) dilayani oleh Ibu Meity Sathiaseelan. 
* Darmo Harapan (Sore) dilayani oleh Pdt. Anugrah Laia.

Senin, 15 September 2014
PERSEKUTUAN DOA RUMAH TANGGA
* PERMATA KOBLEN dan BROMO, Kel. Ibu Suyangti - Jl. Demak 329/Pk. 18.00.
* PERMATA GATEWAY, Kel. Bp/Ibu Tando Ludarto - Jl. Delta Kencana 2/54/Pk. 18.00.

Selasa, 16 September 2014
PENDALAMAN ALKITAB
Efesus 2 : 11 - 22.
* Jl. Raya Darmo Harapan PF-1/Pk. 18.30 - 20.00 Oleh : Pdt. Susi Raswati, Pnt. Ir. Lindra Hariyanto.

KEBAKTIAN KAUM WANITA
* Jl. Raya Darmo Harapan PF-1/Pk. 16.30 - Oleh : Pdm. Juni K. Telaumbanua. 

Rabu, 17 September 2014
KEBAKTIAN KAUM WANITA
* Jl. Raya Arjuna 75A (Bromo)/Pk. 17.00 - Oleh : Sdri. Wanda Eunike H. Siahaan (STTA Lawang). 
* Ruko Gateway F-22/Pk. 18.00 - Oleh : Pdt. Timotius Hogiono. 

PERSEKUTUAN DOA MALAM
Jl. Raya Arjuna 75A (Bromo) - Pk.19.00 - Oleh : Pdm. Rian Waruwu.

Kamis, 18 September 2014
KEBAKTIAN PENYEGARAN ROHANI
* Jl. Raya Darmo Harapan PF-1 (Pk. 18.30 WIB) dilayani oleh : dr. Harry Ratulangi.

SABTU, 20 September 2014
KEBAKTIAN KAUM MUDA
* Jl. Raya Darmo Harapan PF-1/Pk.17.00 - Oleh : Sdri. Wanda Eunike H. Siahaan (STTA Lawang). 
Jl. Raya Arjuna 75A (Bromo)/Pk.17.30 - Oleh : Pnt. Ir. Lindra Hariyanto.
* Ruko Gateway F-22/Pk. 18.00 - Oleh : Sdr. Kornelius (STT SALEM-Malang). 

-----------------------------------------------------------------------------------
TEMPAT PEMBINAAN IMAN (TPI)
* TPI Tengger Kandangan - Jl. Raya Tengger Kandangan 137 - Minggu (Pk. 08.00 WIB) Sekolah Minggu, (Pk. 09.00 WIB) Pra Remaja - Jumat (Pk. 18.45 WIB).
* TPI KEDUNGASEM - Jl. Wisma Kedung Asem O-5 (Jumat, Pk. 17.00 WIB - Sekolah Minggu) dan Jl. Wisma Kedung Asem D-20 (Jumat, Pk. 19.00 WIB - Umum).
* TPI WIYUNG - Jumat, 19 September 2014 - Kel. Bp/Ibu Toni, Jl. Babatan Mukti N-56 (Pk.19.00 WIB).

DOA PAGI
Senin - Sabtu (Pk. 05.30 - 06.15)

PERSEKUTUAN DOA USIAWAN
Kamis (Pk. 09.00 - 11.00)
Jl. Raya Darmo Harapan PF-1 dan Jl. Raya Arjuna 75-A

LATIHAN PADUAN SUARA GEREJAWI
* PS. Bromo - Minggu (Pk. 10.30 WIB) - Jl. Raya Arjuna 75-A.
* PS. Darmo Harapan - Kamis (Pk. 11.00 dan 20.00 WIB) dan Sabtu (Pk. 19.00 WIB) - Jl. Raya Darmo Harapan PF-1.
* PS. Koblen Tengah - Jum'at (Pk. 19.00 WIB) - Jl. Raya Arjuna 75-A.

LATIHAN MUSIK GEREJAWI
* Koblen Tengah - Minggu (Pk. 09.00 WIB) - Jl. Koblen Tengah 22 A.
* Darmo Harapan - Sabtu (Pk. 19.30 WIB) - Jl. Darmo Harapan PF-1.
* Praise and Worship - Rabu (Pk. 19.00 WIB) - Jl. Raya Darmo Harapan PF-1.
* Bromo - Kamis (Pk. 19.00 WIB) - Jl. Raya Arjuna 75-A.

KATEKISASI
Bagi Jemaat yang belum dibaptis dapat mengikuti pelajaran Katekisasi.
* Jl. Raya Darmo Harapan PF-1 - Sabtu (Pk. 16.30 WIB) dilayani oleh Pdt. Menahem L. Soetedja.
* Jl. Koblen Tengah 22 A - Minggu (Pk. 08.30 WIB) dilayani oleh Pdt. Susi Raswati.
* Ruko Gateway Kav. F-22 - Minggu (Pk. 11.30 WIB) dilayani oleh Pdt. Timotius Hogiono.

PERSEMBAHAN EXTRA NATAL 2014 dan TAHUN BARU 2015
Dalam rangka menyambut Perayaan Natal 2014 dan Tahun Baru 2015 diberikan kesempatan kepada jemaat untuk berpatisipasi melalui Sampul Persembahan Khusus (dibagikan 21 September, 12 Oktober, 09/23 November, dan 14 Desember 2014) atau berupa air mineral (untuk latihan, persiapan dan kebaktian Natal/Tahun Baru 2015). Harap Jemaat menjadi maklum adanya dan mendukung dalam doa.

POKOK DOA
* Kesetiaan jemaat Gereja Isa Almasih Surabaya.
* Anggota jemaat yang dalam pergumulan, kesulitan dan sakit.
* Gereja-gereja Tuhan di Indonesia.
* Bangsa dan Negara Indonesia.

Mimbar Gereja u/Warta 14 Sept 2014

GIA Sby (Koblen Tengah)
Minggu, 07 September 2014
BERBAGAI MACAM KARUNIA
(1 Korintus 12:1-11)
Oleh: Pdt. Menahem L. Soetedja

Sesuai dengan bacaan yang kita baca bahwa ada tujuan yang Tuhan tetapkan untuk setiap kita. Pada saat kita percaya Tuhan, berarti kita mencari pemahaman yang benar. Karunia Roh Kudus tidak di berikan untuk melumpuhkan kita, sehingga kita tidak paham / tidak mengerti. Roh Kudus merubah pola pikir kita Roma 12:2. Karunia Roh Kudus melibatkan 3 hal yang benar:

  1. Dari siapa, untuk siapa dan untuk apa?. Karunia berbahasa lidah bukan untuk tidak di mengerti sehingga merasa lebih rohani. Bukan orang yang bisa bahasa lidah yang lebih rohani dari yang lain karunia yang ada pada kita bukan untuk menyatakan kehebatan kita. Karunia Roh Kudus dari Tuhan, dan Dia yang memiliki karunia diberikan untuk menyatakan kasih karunia Allah dan melayani Tuhan serta sesama.
  2. Menyadari keterbatasan kita. Ayat 2 ini juga berarti bahwa kita terbatas. Allah memberikan karunia yang berbeda-beda. Dan tidak bisa semua karunia kita miliki. Ada karunia untuk menyembuhkan, ada karunia untuk mengadakan mujizat, ada karunia untuk bernubuat, karunia membedakan bermacam-macam roh dll. Tetapi semua karunia itu di berikan kepada tiap-tiap orang secara khusus. Ada orang yang diberi karunia kesembuhan, tapi suatu kali tidak bisa menyembuhkan. Itu terjadi supaya kita menyadari bahwa semua dikerjakan bukan oleh diri kita tetapi oleh Tuhan. Dan kita harus menyadari keterbatasan kita.
  3. Iri hati harus kita jauhi. Ketika seseorang bisa memainkan musik, kita bisa menjadi iri hati, padahal jika seorang yang lain memiliki karunia yang tidak bisa kita miliki kita tidak boleh iri. Tuhan memberikan karunia kepada seseorang sesuai dengan kehendak Tuhan. Setiap kita mendapat panggilan yang berbeda-beda tapi tujuannya sama. Roh Kudus memberi karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendakinya (ayat 11). Kita tidak boleh iri kepada tiap-tiap orang yang memiliki karunia yang berbeda dengan kita. Kita dipanggil untuk mensyukuri apa yang Tuhan berikan untuk kita, dan kita tidak boleh iri hati terhadap orang yang memiliki karunia yang lain dari kita.

Biarlah kebenaran Firman Tuhan meneguhkan kita. Karunia Roh Kudus di berikan untuk kemuliaan Tuhan amin.  

Diringkas oleh: Pdt. Susi Raswati