Cover Warta Jemaat 18 April 2014

1633 / WG / IV / 2014
Jumat, 18 April 2014
Tahun XLIV

ROH KUDUS DAN PERTUMBUHAN GEREJA
Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan Roh.  (1 Korintus 2:4)

Beberapa orang berpendapat, gereja perlu bertumbuh dan berkembang, baik secara kualitas maupun kuantitas. Hal ini sangat beralasan karena gereja perlu menjaga kelangsungan kehidupan bergereja selanjutnya. Alasan ini sebenarnya kurang mendasar, gereja harus bertumbuh dan berkembang, karena melalui gereja Tuhan supaya bangsa-bangsa di dunia diberkati oleh Allah. Berkat Abraham bukan untuk sekelompok orang tetapi melalui Abraham semua bangsa di bumi di berkati (Kejadian 12:2). Dengan demikian tanggung jawab setiap orang Kristen adalah menyampaikan berita keselamatan kepada setiap suku-suku dan bangsa-bangsa di muka bumi.
Yesus Kristus mati bagi dunia (Yohanes 3:16) supaya setiap yang percaya dan menerima Dia sebagai Tuhan dan juruselamat, diselamatkan. Keyakinan ini harus dipegang teguh dan dilaksanakan oleh setiap orang percaya. Tugas kita adalah memberitahukan berita keselamatan itu dan dengan pertolongan Roh Kudus akan menyakinkan orang tersebut untuk datang kepada Yesus dan menerima keselamatan.
Jadi peranan Roh Kudus dalam pertumbuhan gereja sangat menentukan bagi pertumbuhan dan perkembangan gereja di masa sekarang maupun yang akan datang. Tanpa pertolongan dan kuasa Allah Roh Kudus, gereja akan mengalami penurunan dan tidak sedikit gereja mengalami kematian secara rohani. Orang-orang akan kembali kepada kehidupan yang lama.
Marilah kita terus berdoa meminta kepada Allah agar Tuhan Roh Kudus menggerakan jemaat Tuhan untuk bergerak, bersemangat memberitakan Injil sampai ke ujung bumi (Kisah Para Rasul 1:8).
KRISTUS MATI BAGI DUNIA, DAN DUNIA TAHU BAHWA YESUS ADALAH JURUSELAMAT DUNIA

News 18-20 April 2014

Jadwal Gereja

Jumat, 18 April 2014
"Bertumbuh Dalam Kristus Melalui Salib-Nya" (1 Korintus 2 : 1-5)
Bromo (Pagi) dilayani oleh Pdt. Timotius Hogiono. - Perjamuan Kudus
Darmo Harapan (Sore) dilayani oleh Pdt. Menahem L. Soetedja. - Perjamuan Kudus dan Baptisan Air.

KEBAKTIAN REMAJA
* Jl. Raya Darmo Harapan PF-1/Pk. 09.00 - Oleh : Pdt. Timotius Hogiono. 
* Jl. Raya Arjuna 75-A (Bromo)/Pk. 15.30 - Oleh : Pdt. Susi Raswati.  

SABTU, 19 April 2014
KEBAKTIAN PASKAH GABUNGAN PEMUDA - REMAJA
* Jl. Raya Darmo Harapan PF-1/Pk.17.30 Oleh : Ev. Liona Margareth.

Minggu, 20 April 2014
KEBAKTIAN PASKAH UMUM
"Sukacita Paskah" (Lukas 24 : 25-35)
* Darmo Harapan (Pagi) dan Gateway dilayani oleh Pdt. Timotius Hogiono.
Koblen Tengah dan Darmo Harapan (Sore) dilayani oleh Pdt. Menahem L. Soetedja.
Bromo (Sore) dilayani oleh Pdt. Susi Raswati. 

KEBAKTIAN PASKAH REMAJA
* Jl. Raya Darmo Harapan PF-1/Pk. 09.00 - Oleh : Ev. Didik Mismanto. 
* Jl. Raya Arjuna 75-A (Bromo)/Pk. 15.30 - Oleh : Pdt. Timotius Hogiono.  

KEBAKTIAN PASKAH SEKOLAH MINGGU

No

CABANG

TEMPAT

HARI

TANGGAL

WAKTU

1.
Pratama
Jl. Babatan Pratama ii-5
Sabtu
19/04/14
16.00 WIB
2.
3.
4.
Darmo H.
T. Kandangan
Wiyung
Gereja Isa Almasih Surabaya
Jl. Raya Darmo Harapan PF – 1
Surabaya
Minggu
20/04/14
 08.00 WIB
5.
Gateway
Gereja Isa Almasih Surabaya
Jl. Ruko Gateway Kav F-22
Sidoarjo
Minggu
20/04/14
09.00 WIB
6.
7
8.
Koblen Tengah
Bromo
Kedung Asem
Gereja Isa Almasih  Surabaya
Jl. Raya Arjuna 75 A
Surabaya
Minggu
20/04/14
 09.00 WIB
9.
Ngeni
Jl. Ngeni Dalam II / 2
Sidoarjo
Jumat
25/04/14
17.00 WIB
-----------------------------------------------------------------------------------

POKOK DOA
* Rencana Ibadah Jumat Agung dan Paskah Gereja Isa Almasih Surabaya.
* Rencana Ibadah Ucapan Syukur HUT ke-45 Gereja Isa Almaasih Surabaya.
* Kesetiaan jemaat Gereja Isa Almasih Surabaya.
* Anggota jemaat yang dalam pergumulan, kesulitan dan sakit.
* Gereja-gereja Tuhan di Indonesia.
* Bangsa dan Negara Indonesia.

Renungan Harian 18-19 April 2014

Jumat, 18 April 2014
DALAM PENGARUH DUNIAWI (1Korintus 1:26-2:5)
Di jemaat Korintus ada dua jenis pandangan yang menganggap salib adalah suatu kebodohan. Pertama, pandangan Yunani. Mereka yang begitu mengutamakan ilmu pengetahuan dan filsafat tidak percaya jika Kristus yang tersalib itu bangkit. Kedua, pandangan Yahudi. Mereka yang mengutamakan kuasa Allah, tidak percaya jika Yesus yang dianggap Mesias, mati di salib. Sebab menurut persepsi dan harapan mereka Mesias itu kuat, tangguh dan perkasa.
Paulus melihat bahwa jemaat Korintus masih dipengaruhi pandangan- pandangan tersebut. Ini harus dibereskan. Karena itu Paulus mengingatkan beberapa hal kepada jemaat Korintus: pertama, bahwa pemberitaan salib, kematian dan kebangkitan Kristus adalah pusat pemberitaan Injil. Kedua, bahwa untuk orang dimungkinkan mengenal Allah, haruslah melalui pemberitaan Injil. Ketiga, di dalam pemberitaan Injil, manusia akan menemukan kekuatan Allah yang sungguh nyata mengalahkan dosa dan maut serta mengaruniakan hidup kekal bagi yang percaya (ayat 25).
Nasihat Paulus ini juga diperuntukkan bagi kita, orang-orang percaya masa kini, sebab ada banyak pengajaran yang mencoba melencengkan pusat iman kita bukan kepada Kristus. Seperti halnya jemaat Korintus, kita pun harus menghayati salib Kristus secara sungguh. Dan itu hanya dimungkinkan melalui pengajaran Firman Tuhan dan pencerahan Roh Kudus.
HANYA ORANG-ORANG YANG DIPILIH DAN DILIMPAHI KARUNIA-KARUNIA-NYA SAJALAH YANG DIMAMPUKAN UNTUK MERESPONS PEMBERITAAN INJIL.

Sabtu, 19 April 2014
CINTA DAN PENGURBANAN (Matius 16:24-26)
Selama sepuluh tahun menikah, Nia tidak mencintai suaminya. Ia marah karena mereka dijodohkan. Sebaliknya, Anto memberikan yang terbaik untuk istrinya. Ia bangun pagi, menyiapkan makanan, dan bekerja. Suatu ketika Nia pergi ke salon dengan dompet kosong karena Anto lupa mengembalikan uang yang baru saja ia ambil untuk keperluan sekolah anak. Ia bergegas menyusul Nia. Sungguh sayang, di jalan ia mengalami serangan stroke. Anto pun meninggal dunia. Dan, Nia baru menyadari cinta dan pengorbanan suaminya waktu suaminya sudah meninggal.
Kita dipanggil untuk memikul salib. Apakah yang diwakili oleh salib? Salib adalah gambaran kebenaran akan cinta dan pengorbanan. Yesus memikul salib karena cinta-Nya. Karena cinta Dia sengaja memilih memikul salib. Dia memberikan kurban yang paling mahal kepada Bapa, yaitu nyawa-Nya sebagai tebusan salah. Ketika Dia memanggil murid-murid-Nya memikul salib (ay. 24), kita harus melihat bagaimana dan mengapa Dia memikul salib. Dengan cara ini kita pun mengetahui arti salib. 
Salib hanya dapat dipikul karena cinta kita kepada-Nya. Cinta memampukan kita melewati penderitaan sehebat apa pun. Orang yang memikul salib juga harus siap berkurban. Bukan sembarang kurban, melainkan kurban yang sangat berharga. Apakah yang kita miliki dan kita anggap berharga? Harta? Kedudukan? Itulah kurban salib. Salib adalah bukti totalitas. Setiap orang yang siap memikul salib harus siap menyerahkan segala-galanya untuk Tuhan sesuai dengan cara-Nya. (MRT)
CINTA DAN PENGURBANAN BERJALAN BERIRINGAN, MENGUATKAN KITA DALAM MEMIKUL SALIB


Mimbar Gereja u/Warta 18 April 2014

CINTA MIKIO OKADA
(Roma 5:1-11)

Mikio Okada, seorang nelayan di Pulau Hokaido, Jepang, sangat menyayangi putrinya, Natsune. Suatu hari pada Februari 2013 ketika menjemput putrinya dari sekolah, ia terjebak badai salju. Ia menggunakan jaket dan tubuhnya untuk menghangatkan tubuh putrinya. Ia berjuang keras untuk menyelamatkan nyawa Natsune. Sungguh memilukan, justru ia yang kemudian tewas membeku. Nantinya tim penyelamat menemukan jasadnya dalam keadaan memeluk putrinya. Beruntung nyawa Natsune terselamatkan. Kisah ini mengingatkan kita pada pengurbanan Kristus di kayu salib (bandingkan Rm. 5:7).
Sungguh luar biasa yang telah diperbuat Yesus Kristus. Dia rela mati di kayu salib untuk manusia ketika kita masih berkubang dalam dosa (ay. 8). Allah ingin menujukan betapa Dia sangat mengasihi kita. Ya, walaupun sejatinya kita tidak layak dikasihi. Di atas kayu salib, dengan nyawa Anak Tunggal Allah, Dia telah membayar lunas dosa kita yang keji, yang seharusnya membawa kita ke dalam maut. Namun, Kristus bangkit dari kematian-Nya agar kita hidup. Dan, selanjutnya Kristus hidup di dalam hidup kita. 
Itulah satu-satunya tujuan hidup kita sekarang. Hidup bagi Kristus, apa pun yang kita katakan, apa pun yang kita pikirkan dan kita lakukan semuanya itu untuk Kristus. Kiranya setiap orang yang berinteraksi dengan kita dalam hidup ini boleh mengenal bahwa Kritus itu hidup. Kiranya banyak orang beroleh keselamatan dari Kristus yang sudah menebus mereka dengan nyawa-Nya sendiri. (SST)
KITA DISELAMATKAN DARI KEMATIAN AKIBAT DOSA AGAR KITA MENEMPUH KEHIDUPAN BARU BAGI ALLAH