GIA Sby (Darmo Harapan Sore)
Minggu, 28 April 2013
Oleh: Pdt. Andreas Christanday
AKIBAT KEMUNAFIKAN
(Roma 2:17-24)
Apa itu munafik? Dalam kamus bahasa Indonesia: orang yang mengaku bermoral tapi sesungguhnya tidak demikian. Dalam dunia pendidikan seorang guru bisa mengajar namun tidak dapat melakukan. Dalam Kekristenan, Titus 1:16 Inilah kemunafikan, ketika kita tahu akan kebenaran namun tidak melakukannya.
Analogi orang yang munafik:
- Guru yang buta.
- Melihat selumbar di mata saudaranya namun tidak melihat balok dimatanya.
- Makelar bis kerajaan Surga (Matius 23:13).
- Seperti saringan / filter yang bolong (Matius 23:24)
- Seperti pinggang yang kotor dalamnya (Matius 23:25)
- Kuburan yang berlabur putih (Matius 29:27)
- Arsitek yang pembunuh (Matius 23:27-29)
- Seperti ular beludak (Matius 23:33)
- Hanya tradisi,KTP, hanya memikirkan dinasti.
- Memakai cara instant untuk mendapatkan sesuatu.
- Takut, gengsi, kompromi dan penjilat.
- Tidak takut akan Allah.
- Orang tertipu dan kecewa
- Orang bisa murtad / atheis
- Roma 2:24 orang Atheis menghujat nama Tuhan.
- Menghalangi orang masuk surga.
- Menghilangkan kepercayaan.
- Memboroskan uang, waktu, dan tenaga.
- Matius 23; dikutuk 7 turunan.
- Jangan menghakimi.
- Jangan memandang manusia (Ibrani 12:1-21 ; Matius 11:29) Tapi pandanglah Yesus.
- Harus menjadi teladan (1 Timotius 1:4)
- Menegur, mendidik mereka yang munafik (Galatia 6:1)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar