Mimbar Gereja u/Warta 05 Mei 2013

GIA Sby (Darmo Harapan Sore)
Minggu, 28 April 2013
Oleh:  Pdt. Andreas Christanday

AKIBAT KEMUNAFIKAN
(Roma 2:17-24)

Apa itu munafik? Dalam kamus bahasa Indonesia: orang yang mengaku bermoral tapi sesungguhnya tidak demikian. Dalam dunia pendidikan seorang  guru bisa mengajar namun tidak dapat melakukan. Dalam Kekristenan, Titus 1:16 Inilah kemunafikan, ketika kita tahu akan kebenaran namun tidak melakukannya.
Analogi orang yang munafik:
  1. Guru yang buta.
  2. Melihat selumbar di mata saudaranya namun tidak melihat balok dimatanya.
  3. Makelar bis kerajaan Surga (Matius 23:13).
  4. Seperti saringan / filter yang bolong (Matius 23:24)
  5. Seperti pinggang yang kotor dalamnya (Matius 23:25)
  6. Kuburan yang berlabur putih (Matius 29:27)
  7. Arsitek yang pembunuh (Matius 23:27-29)
  8. Seperti ular beludak (Matius 23:33)
Mengapa orang  bisa menjadi munafik:
  • Hanya tradisi,KTP, hanya memikirkan dinasti.
  • Memakai cara instant untuk mendapatkan sesuatu.
  • Takut, gengsi, kompromi dan penjilat.
  • Tidak takut akan Allah.
Akibat kemunafikan:
  • Orang tertipu dan kecewa
  • Orang bisa murtad / atheis
  • Roma 2:24 orang Atheis menghujat nama Tuhan.
  • Menghalangi orang masuk surga.
  • Menghilangkan kepercayaan.
  • Memboroskan uang, waktu, dan tenaga.
  • Matius 23; dikutuk 7 turunan.
Bagaimana sikap kita ketika menghadapi orang yang munafik:
  • Jangan menghakimi.
  • Jangan memandang manusia (Ibrani 12:1-21 ; Matius 11:29) Tapi pandanglah Yesus.
  • Harus menjadi teladan (1 Timotius 1:4)
  • Menegur, mendidik mereka yang munafik (Galatia 6:1)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar