Mimbar Gereja u/Warta 30 Desember 2012

GIA Sby (Darmo Harapan)
Minggu, 24 Desember 2012
Oleh:  Pdt. Menahem L. Soetedja

DIUBAHKAN OLEH-NYA
(Roma 12:2)

Kita akan melihat beberapa respon dari beberapa orang yang dicatat di dalam Alkitab berkenaan dengan berita kelahiran Yesus :
  1. Yusuf. Dalam Matius 1:24 : Sesudah bangun dari tidurnya Yusuf berbuat seperti yang diperintahkan malaikat Tuhan itu kepadanya. Ia mengambil Maria sebagai istrinya.
  2. Maria. Ketika malaikat Tuhan datang kepada Maria bahwa dia akan mengandung, maka Maria berkata kepada :”bagaimana hal ini terjadi?” ada keterkejutan, tidak mungkin terjadi karena dia belum bersuami. Dan ketika malaikat Tuhan berkata bahwa apa yang tidak mungkin bagi manusia itu mungkin bagi Allah. Maka kata Maria : sesungguhnya aku ini hamba Tuhan jadilah padaku menurut perkataanmu itu.
  3. Para gembala. Gembala adalah seseorang yang tidak dipandang, tidak dipercaya untuk memberikan kesaksian dalam pengadilan, orang-orang yang kasar. Namun ketika malaikat Tuhan datang menjumpai mereka dan mengatakan bahwa: ”Hari telah lahir bagimu Juruselamat yaitu Krsitus Tuhan di kota Daud.” Tercatat bahwa setelah maialkat-mailaikat Tuhan kembali ke surga para gembala tidak berkata bahwa itu sebuah fenomena yang luar biasa lalu apa urusan kita? Urusan kita adalah menjaga domba. Tetapi mereka berkata seorang kepada yang lain :”marilah kita pergi ke Betlehem untuk melihat apa yang terjadi di sana, seperti yang diberitahukan Tuhan kepada kita.” dan ketika mereka melihatNya, mereka memberitahukan apa yang telah dikatakan kepada mereka tentang Anak itu. Maka kembalilah para gembala itu sambil memuji dan memuliakan Allah.
  4. Orang-orang majus. Orang-orang majus ini berasal dari daerah Timur dan ketika mereka datang mereka mengatakan bahwa kami datang untuk menyembah Dia. Dan ketika melihat bintang itu mereka sangat bersukacita, dan masuk melihat Anak itu berserta ibuNya, lalu sujud menyembah Dia dan mempersembahkan emas, kemenyan dan mur.
  5. Raja Herodes. ketika mendegar bahwa Yesus telah dilahirkan di Betlehem dikumpulkannyalah semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi. Kita tahu bahwa para Iman dan ahli Taurat adalah orang yang belajar dan mengetahui akan nubuatan para nabi tentang Mesias yang akan datang, tapi dalam pengharapan dan penantian mereka tidak kunjung tiba selama ratusan tahun dan itu menjadi pengaharapan yang semakin lama semakin kecil namun mereka tetap mempelajarinya, meskipun Alkitab tidak mencatat apa yang menjadi tindakan mereka selanjutnya. Raja Herodes terkejut dan berkata kepada orang majus supaya memberitahukan kepadanya tentang Anak itu agar dia datang dan menyembah Anak itu. Namun sebenarnya Herodes tidaklah menyembah tetapi ingin membunuh Anak itu. Herodes merasa terancam ketika mendengar ada Raja yang baru, dia merasa tersaingi sehingga dia ingin membunuh Anak itu.
  6. Respon kita. Apa yang menjadi respon kita ketika menyambut dan mendengar berita natal ? apakah kita menjadi sibuk dengan kegiatan, menjadi marah, tidak peduli, liburan yang cukup panjang, dan lain sebagainya. Mungkin berita natal membuat kita menjadi terancam? Ataukah natal membuat kita senang karna kita mendapat souvenir, hadiah? Ataukah natal membuat kita bersyukur dan membawa kita pada pujian dan penyembahan. Kita yang hidup tanpa pengaharapan mendapat pengharapan dalam Yesus. (Roma 12:2) Marilah kita hidup dalam pembaharuan budi, membentuk karakter yang semakin hari semakin baik. Biarlah melalui Roh Kudus kita boleh berubah hari lepas hari, mengetahui kehendak Allah melalui pembacaan dan perenungan Firman Tuhan.
Diringkas oleh: Pdm. Rian Waruwu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar